Pembangunan Fisik Masih Mendominasi Perencanaan Pembangunan di Desa Kalikudi

musrengbang-kalikudi

Musrengbang Desa Kalikudi

Lakpesdam PCNU Cilacap mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrengbang) Desa Kalikudi. Desa yang masuk wilayah Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap ini melaksanakan Musrengbang pada Rabu (27/9) di Pendopo desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalikudi, Suparman Hadi Utomo berharap Desa Kalikudi berharap Musrengbang berjalan dengan lancar. Salah satu yang disampaikan adalah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Kalikudi jumlahnya tinggal semakin sedikit, sekitar sembilan puluh. Ke depan, Pemdes akan mengusulkan bantuan pada pihak terkait.

Novita Rahayu, Kasi PMD Kecamatan Adipala mengecek kepersertaan Musrengbang, misalnya berapa anggota BPD yang hadir, Kadus, Kelompok Tani, PKK, dan sebagainya.

Musrengbang Desa Kalikudi membahas prioritas program kegiatan pembangunan desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), ADD, dan DAD. Prioritas kegiatan masih banyak untuk kegiatan fisik seperti pembangunan drainase pemukiman, pembangunan rabat beton, pembangunan talud, dan perawatan jalan.

Demikian juga program kegiatan pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan sumber lainnya juga lebih banyak usulan pembangunan drainase jalan raya Adipala-Maos, Pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), pengurugan lapangan, pembuatan WC komunal (IPAL), dan sebagainya.

Peserta Musrengbang memberikan masukan terkait dengan kualitas pembangunan yang telah dilakukan. Selain itu, ada peserta yang mengusulkan tentang pembelian genset untuk masjid, pengembangan seni budaya rebana (ISRM), dan dana untuk Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang telah memiliki izin pendirian.

Hasil Musrengbang Desa Kalikudi akan dibawa pada forum Musrengbang tingkat kecamatan. Ada enam unsur yang akan mewakili Musrenbang tingkat Kecamatan Kalikudi pada bulan Oktober 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*