Lakpesdam NU Cilacap FGD dengan Komnas HAM

fgd-lakpesdam-cilacap-komnas-hamCilacap – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Cilacap, Kamis (16/4) mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dengan beberapa stakeholder yang digelar Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) terkait isu potensi pelanggaran HAM di Cilacap. Dalam FGD tersebut, terungkap bahwa di Cilacap, ditemukan banyak pelanggaran HAM yang belum terlaporkan.

Dalam FGD Ini, utusan Lakpesdam NU Cilacap, Muhamad Ridlo memaparkan beberapa isu pelanggaran HAM yang terjadi di Cilacap antara lain “Diskriminasi Terhadap Penghayat Kepercayaan”. Pelanggaran yang dimaksud antara lain, berupa diskriminasi akses kebijakan, anggaran, dan pelayanan publik. Sedangkan secara horizontal, kelompok penghayat mendapat diskriminasi dari kelompok masyarakat dan kelompok agama tertentu.

“Penghayat kepercayaan, dalam situasi tertentu sering dianggap sebagai tidak bertuhan yang cenderung dimaknai komunis,” ujar Ridlo.

Kepala Bagian Pengaduan Komnas HAM, Rima Purnamasari menambahkan selain isu diskriminasi terhadap penghayat kepercayaan, di Cilacap juga teridentifikasi pelanggaran HAM terkait isu pelecehan anak dan perempuan, sengketa tanah dan penggusuran permukiman penduduk di tanah-tanah timbul.

“Kami mengidentifikasi banyak terjadi pelanggaran HAM di Cilacap. Termasuk juga pelanggaran HAM berat terkait peristiwa 1965,” ujar Rima.

Selain diikuti Lakpesdam NU Cilacap, FGD ini juga diikuti oleh beberapa LSM lain, seperti Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Pusat Pengaduan Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak Cilacap (PPT Citra), Gerakan Anti Narkoba (Granat), LPPSH Purwokerto, dan jurnalis dari beberapa media.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*