Koperasi Amanah, Koperasinya Buruh Migran

Forum-warga-buruh-migran-cilacapBerawal dari pertemuan para mantan buruh migran, terbentuklah sebuah koperasi yang siap membantu perekonomian mereka pasca bekerja di luar negeri. Acara itu terselenggara berkat inisiasi dari PC Lakpesdam NU Cilacap. Sebanyak 20 orang mantan buruh migran di Desa Danasri Kecamatan Binangun yang hadir pada pertemuan tersebut, pada akhirnya telah berhasil mendirikan Koperasi Amanah. Koperasi ini, selain bertujuan mencari keuntungan juga digunakan sebagai alat komunikasi antar mantan buruh migran.

Saat ini bidang usaha yang dijalankan adalah distribusi sembako pada seluruh anggota koperasi. Distribusi tersebut dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan paket sembako yang sebelumnya dipesan oleh anggota terlebih dahulu. Meski perputarannya lancar, namun keuntungan yang diperoleh masih terbilang kecil. Besarnya keuntungan yang didapat rata-rata sebesar Rp. 50.000,00 untuk sekali pengiriman, padahal pengiriman itu sendiri dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Suharni selaku ketua koperasi mengakui, bahwa banyak kesulitan yang dihadapi oleh koperasi yang berdiri sejak 29 Januari 2012 ini. Kesulitan yang paling utama adalah minimnya modal yang dimiliki oleh koperasi. Awalnya modal yang digunakan oleh koperasi merupakan iuran yang dilakukan oleh 20 anggotanya. Setiap anggota dibebani iuran sebesar  Rp. 25.000 sebagai modal awal, sehingga terkumpul modal sebanyak Rp. 500.000.

Modal tersebut kemudian digunakan untuk membeli paket pesanan sembako dari para anggotanya. Dari setiap paket sembako koperasi, hanya diperoleh keuntungan sebanyak Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 saja. Keuntungan yang kecil tersebut membuat modal tidak berkembang dengan cepat. Beberapa anggota koperasi pun mulai mengusulkan agar jenis usaha yang dijalankan ditambah, tidak hanya paket sembako.

Bidang usaha produksi dan simpan pinjam, merupakan pilihan usaha selanjutnya yang dijalankan oleh koperasi Amanah. Dua bidang usaha tersebut diyakini anggota, adalah pilihan yang paling memungkinkan untuk memperoleh keuntungan secara cepat, sehingga koperasi menjadi semakin berkembang. Namun beberapa anggota mengakui bahwa modal, lagi-lagi menjadi kendala  utama untuk menjalankan bidang usaha baru tersebut.

Melalui dukungan penuh dari PC Lakspesdam NU Cilacap, berbagai upaya penggalian modal terus dilakukan oleh Koperasi Amanah. Meski belum menemui titik terang, namun mereka yakin akan mampu memecahkan masalah yang selama ini menjadi kendala utama mereka.